PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA KONTEKSTUAL BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL LAHAN BASAH DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PENDIDIKAN IPA
DOI:
https://doi.org/10.20527/jbse.v5i2.328Keywords:
Bahan ajar IPA, berpikir kritis, lahan basah, mahasiswa pendidikan IPA, pembelajaran kontekstualAbstract
Persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengukur efektivitas perangkat pembelajaran IPA kontekstual berbasis keunggulan lokal lahan basah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan kuantitatif dan kualitatif dengan metode one-group pretest-posttest design. Partisipan penelitian adalah 30 mahasiswa program studi Pendidikan IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan nilai hasil belajar rata-rata dari 65,84 menjadi 81,16, dengan peningkatan n-gain sebesar 0,42 (kategori sedang). Penggunaan perangkat berbasis keunggulan lokal juga meningkatkan aktivitas dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini merekomendasikan implementasi perangkat pembelajaran berbasis keunggulan lokal di berbagai konteks dalam pembelajaran IPA.References
Brookfield, S. D. (2012). Teaching for critical thinking: Tools and techniques to help students question their assumptions. Jossey-Bass.
Ennis, R. H. (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois.
Fahmi, F., Abdullah, A., & Irhasyuarna, Y. (2021). Empowering peat lands as a resource of learning natural science to strengthening environment care. The 2nd International Conference on Social Sciences Education (ICSSE 2020), 426-429. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210222.072
Fahmi, F., Chalisah, N., Istyadji, M., Irhasyuarna, Y., & Kusasi, M. (2022). Scientific literacy on the topic of light and optical instruments in the innovation of science teaching materials. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 8(2). https://doi.org/10.21831/jipi.v8i2.41343
Fahmi, F., Fajeriadi, H., Irhasyuarna, Y., Suryajaya, S., & Abdullah, A. (2021). The practicality of natural science learning devices on the concept of environmental pollution with problem-solving learning models. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 2104, No. 1, p. 012025). IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1742-6596/2104/1/012025
Fahmi. (2015). Penggunaan zat pewarna pada kain sasirangan sebagai sumber belajar ilmu pengetahuan alam. Ethnopedagogy The Procceding of International Seminar on Etnhopedagogy. FKIP Unlam Press.
Fahmi, F. (2016). Strategi pembelajaran contextual teaching and learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA 2016. S2 IPA Unlam Press.
Fahmi, F. (2018). Pengembangan perangkat pembelajaran untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMP pada materi klasifikasi benda. Tesis. S2 Keguruan IPA PPs ULM.
Fajeriadi, H., Fahmi, F., & Arisandi, R. (2024). How does students'environmental literacy support the sustainable development goals? A literature review. Indonesian Journal of Science Education and Applied Science, 4(2), 61-69. https://doi.org/10.20527/i.v4i2.13443
Fajeriadi, H., Fahmi, F., Nugroho, B. A., & Fitriani, A. (2023). Inovasi metode asesmen formatif dalam pembelajaran biologi terhadap pemahaman konsep: Studi literatur. Indonesian Journal of Science Education and Applied Science (IJSEAS), 3(2), 43–53. https://doi.org/10.20527/i.v3i2.13689
Fajeriadi, H., & Fitriani, A. (2024). Identifikasi tren penelitian dan peluang inovasi pembelajaran melalui analisis bibliometrik strategi pembelajaran biologi di sekolah menengah. Journal of Bio-Creaducation, 1(1), 8-14. https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/bioco/article/view/13103
Fajeriadi, H., Zaini, M., Dharmono, D., Nugroho, B. A., Fahmi, F., & Fitriani, A. (2024). The popular scientific book-based coastal gastropod’s diversity as local potential: Practicality and effectivenesson student’s critical thinking ability. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 10(2),580-590. https://doi.org/10.22219/jpbi.v10.i2.32255
Feghii, I., Berhoz, A., Raholah, V. (2011). Compare contextual interference effect and practice specificity in learning baketball free throw. Procedia: Journal Social and Behavioral Sciences, 15, 2176 – 2180. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.04.075
Irhasyuarna, Y., Kusasi, M., Fahmi, F., Fajeriadi, H., Aulia, W. R., Nikmah, S., & Rahili, Z. (2022). Integrated science teaching materials with local wisdom insights to improve students' critical thinking ability. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 4(3), 328-334. http://dx.doi.org/10.20527/bino.v4i3.14148
Irhasyuarna, Y., Kusasi, M., & Fahmi, F. (2022). Pengembangan bahan ajar IPA terpadu berbasis e-learning berwawasan kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Repository Universitas Lambung Mangkurat.
Irhasyuarna, Y., Yamin, M., Fahmi., Yulianti, Y. E., Muslim, M., Rahmati, P. D., Maulidia., & Sadiqin, I. K., Rahman, M. R., Ali, A. C. (2023). Mapping critical thinking skills of junior high school students in the city of a Thousand Rivers based on local wisdom. Journal of Banua Science Education 4(1), 1-9. https://doi.org/10.20527/jbse.v4i1.235
Irwandi, I., & Fajeriadi, H. (2019). Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa SMA di kawasan pesisir, Kalimantan Selatan. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 1(2), 66-73. http://dx.doi.org/10.20527/binov.v1i2.7859
Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it’s here to stay. Corwin Press.
Kevin, W., Curry, Jr., Elizabeth, W., Charlotte, E, F. (2012). Scientific basis VS contextualized teaching and learning: The effect on the achievement of postsecondary students. Journal of Agricultural Education, 53(1). https://doi.org/10.5032/jae.2012.01057
Kusasi, M., Sunarno., Fahmi., & Amin, M. H. (2024). Tetrahedral representative-based reaction kinetics teaching materials with an ethnoscience approach to improve students' critical thinking ability. J Adv Educ Philos, 8(5), 336-344. https://saudijournals.com/journal-details/jaep/167/1721
Liu, T,-Y., Tan, T,-H., Chu, Y,-L. (2009). Outdoor natural science learning with an RFID-supported immersive ubiquitous learning environment. Journal Educational Technology & Society, 12(4), 161–175. https://www.jstor.org/stable/jeductechsoci.12.4.161
Mitsch, W. J & Gosselink, J. G. (2015). Wetlands (5th ed.). Wiley.
OECD. (2019). PISA 2018 results: What students know and can do. OECD Publishing.
Putri, M. H., Fahmi, F., & Wahyuningsih, E. (2021). Efektivitas perangkat pembelajaran IPA untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMP pada materi pokok listrik statis. Journal of Banua Science Education, 1(2), 79-84. https://doi.org/10.20527/jbse.v1i2.13
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistyorini, Y., & Napfiah, S. (2019). Analisis kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam memecahkan masalah kalkulus. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 8(2), 279-287. http://dx.doi.org/10.24127/ajpm.v8i2.1947
Sya`ban, M., & Wilujeng, I. (2016). Pengembangan SSP zat dan energi berbasis keunggulan lokal untuk meningkatkan literasi sains dan kepedulian lingkungan. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(1), 66-75. http://dx.doi.org/10.21831/jipi.v2i1.8369
Tan, T,-H., Lin, M,-S., Chu, Y,-L., Liu, T,-Y. (2012). Educational affordances of a ubiquitous learning environment in a natural science course. Journal Educational Technology & Society, 15(2), 206–219. https://www.jstor.org/stable/jeductechsoci.15.2.206
Van Roekel, D. (2011). Preparing 21st century students for a global society: An educator’s guide to the four cs. National Education Association.



















