KELAYAKAN BAHAN AJAR ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK
DOI:
https://doi.org/10.20527/jbse.v1i1.1Abstract
Abstrak: Keterampilan proses dan aktivitas sains termasuk keterampilan dasar dalam belajar fisika, namun kurang dilatihkan di sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar elastisitas dan hukum Hooke berbasis inkuiri terbimbing yang layak untuk melatihkan keterampilan proses peserta didik. Penelitian pengembangan ini menggunakan desain model ADDIE. Uji coba dilakukan pada 23 peserta didik di kelas XI IPA 1 SMAN 12 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui instrumen validasi bahan ajar, pengamatan keterlaksanaan RPP dan aktivitas sains, serta tes hasil belajar. Teknik analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan: (1) setiap komponen RPP, LKPD, materi ajar, dan THB dalam kriteria valid, (2) setiap komponen RPP dapat dilaksanakan dengan baik, (3) aktivitas sains peserta didik dalam kriteria sangat baik, dan (4) keterampilan proses dan hasil belajar  peserta didik meningkat dalam kriteria sedang. Dengan demikian, bahan ajar elastisitas dan hukum Hooke berbasis inkuiri terbimbing termasuk layak untuk melatih keterampilan proses sains peserta didik. Kata kunci: Bahan ajar, elastisitas dan hukum Hooke, inkuiri terbimbing, keterampilan proses sainsReferences
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, C., Parris, J., Lie, R., Guzdar, A., & Tour, E. (2015). Critical analysis of primary literature in a master’s-level class: effects on self-efficacy and science-process skills Life Sciences Education 14. San Diego: Universitas of California.
Akbar, S. (2017). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Arifin, U. F., Hadisaputro, S., & Susilaningsih, E. (2015). Pengembangan Lembar Kerja Praktikum Siswa Terintegrasi Guided Inquiry untuk Keterampilan Proses Sains. Chemistry in Education, 4(1), 54-60.
Ayuningtyas, P., Soegimin, W. W., & Supardi, Z. I. (2017). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika dengan Model Inkuiri Terbimbing untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA pada Materi Fluida Statis. Jurnal Penelitian Pendidikan Sains, 4(2), 636-647.
Azizah, N., Indrawati, dan Harijanto, A. (2014). Penerapan Model Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X.C di MAN 2 Jember Tahun Ajaran 2013/2014. Jurnal Pendidikan Fisika, 3(3), 235 – 241.
Daryanto & Dwicahyono. (2014). Pengembangan perangkat pembelajaran (silabus, RPP, THB, dan bahan ajar). Yogyakarta: Gava Media.
Diani, R., Saregar, A., & Ifana, A. (2017). Perbandingan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 7(2), 147-155.
Latifah, S., & Kusyeni, M. (2017). Efektivitas Strategi REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering) Terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Proses Sains di SMP N 22 Bandar Lampung. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 8(2), 101-108.
Linawati, L. (2014). Efektifitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator and Explaining terhadap Hasil Belajar Fisika pada Materi Suhu dan Kalor di SMA Walisongo Semarang Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi Institut Agama Islam Negeri Walisongo. Tidak Dipublikasikan.
Metaputri, N. K., Margunayasa, I. G., Garminah, N. N., & Hum, M. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Minat Belajar terhadap Keterampilan Proses Sains pada Siswa Kelas IV SD. Mimbar PGSD Undiksha, 4(1),1-10.
Mustika, M., Saptaningrum, E., & Susilawati, S. (2016). Pengaruh Penggunaan LKS dengan Pendekatan Saintifik pada Materi Objek IPA dan Pengamatannya terhadap Hasil Belajar IPA Kelas VII MTs Negeri 1 Semarang. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 7(1), 63-71.
Nurhidayati, S., Zubaidah, S., & Indriwati, S. E. (2015). Pengaruh Metode Inkuiri Terbimbing Terhadap aktivitas Dan Hasil Belajar Biologi Siswa. Jurnal Kependidikan, 14(3), 285-294.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2016a tentang Buku yang Digunakan oleh Satuan Pendidikan
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016b tentang Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah
Plomp, T. J. (2013). Educational design research: An introduction. In Plomp T J and Nieveen N (eds) Educational Design Research, part A: An introduction p 10-51. Retrieved 04/05/2016, from http://downloads.slo.nl/Documenten/educational-design-research-part-a.pdf.
Prasojo. (2016). Pengembangan perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbim-bing untuk meningkatkan KPS dan berpikir kritis. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 4(2), 130-141.
Prayitno, B. A., Corebima, D., Susilo, H., Zubaidah, S., & Ramli, M. (2017). Closing The Science Process Skills Gap between Students with High and Low Level Academic Achievement. Journal of Baltic Science Education, 16(2), 266-277.
Putri, N. W. S., & Ardana, I. M. (2014). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Tandur Berbantuan Geogebra sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi dan Aktivitas Belajar Geometri Siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia, 3(1), 1-11.
Rinarta, I. N., Yuanita, L., & Widodo, W. (2014). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Inkuiri untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains dan Penguasaan Konsep Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika, 2(2), 70-88.
Rohmah, K., Susilawati, S., & Saptaningrum, E. (2017). Penggunaan Alat Peraga Musschenbroek Bimetal terhadap Keterampilan Proses Sains. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 8(2), 89-94
Shoimin, A. (2014). 68 Model pembelajaran inovatif dalam kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Subekti, Y., & Ariswan, A. (2016). Pembelajaran Fisika dengan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif dan Keterampilan Proses Sains. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(2), 252-261.
Sudiarman, S., Soegimin, W. W., & Susantini, E. (2017). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis Inkuri Terbimbing untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains dan Meningkatkan Hasil Belajar pada Topik Suhu dan Perubahannya. Jurnal Penelitian Pendidikan Sains, 4(2), 658-671
Sudaryono. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sudijono, A. (2015). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Suparman, A. (2012). Desain Instruksional Modern. Jakarta: Erlangga.
Umaeza, A., & Widodo, W. (2017). Pengembangan Metode Demonstrasi Menggunakan Lembar kerja Siswa (LKS) Simulasi Online pada Materi Fluida. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 8(2), 95-100.
Wahyudi, L. E., & Supardi, Z. A. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Pokok Bahasan Kalor untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains terhadap Hasil Belajar di SMAN 1 Sumenep. Inovasi Pendidikan Fisika, 2(2), 62-65.
Widoyoko, E. P. (2017). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.



















