PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN MODEL CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK
DOI:
https://doi.org/10.20527/jbse.v1i2.9Abstract
The lack of availability of teaching materials that can foster student activity causes science process skills to be untrained. Therefore, research is aimed at teaching materials with the Children Learning in Science (CLIS) model is feasible to improve the students’ activities and science process skill. This development design uses the ADDIE model. The trial subjects were 30 students of class XI MIPA 3 SMAN 8 Banjarmasin. Data were analyzed quantitatively. Data collectoin was through validation sheets, observation of lesson plans, activity observation and students' science process skills, learning achievement tests. The results showed; (1) the validation results of lesson plan, worksheet, teaching materials, and assessment test were valid, (2) the implementation of lesson plan was very good, (3) the activities and the students’ science process skills in the category are very good. Other than that N-gain of the learning outcomes of 0.62 are in the medium category. It was concluded that teaching material with the CLIS model is feasible to increase the students’ activities and science process skills.Keywords: activities, teaching materials, science process skillsAbstrakMinimnya ketersediaan bahan ajar yang mampu menumbuhkan aktivitas peserta didik menyebabkan keterampilan proses sains belum terlatih. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar dengan model Children Learning in Science (CLIS) yang layak untuk meningkatkan aktivitas dan keterampilan proses sains peserta didik. Desain bahan ajar ini menggunakan model ADDIE. Subjek uji coba ada 30 orang peserta didik kelas XI MIPA 3 SMAN 8 Banjarmasin. Data dianalisis secara kuantitatif. Pengumpulan data melalui lembar validasi pakar, pengamatan pembelajaran, pengamatan aktivitas dan keterampilan proses peserta didik, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan; (1) hasil validasi RPP, materi ajar, LKPD, dan tes hasil belajar berkategori valid, (2) keterlaksanaan RPP berkategori sangat baik, (3) aktivitas dan keterampilan proses sains peserta didik berkategori sangat baik. Selain itu, N-gain hasil belajar kognitif sebesar 0,62 berkategori sedang. Diperoleh simpulan bahwa bahan ajar dengan model CLIS adalah layak untuk meningkatkan aktivitas dan keterampilan proses sains peserta didik.Kata kunci: aktivitas, kelayakan bahan ajar, keterampilan proses sainsReferences
Anisah, A., Wati, M., & Mahardika, A.I. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Geta-ran dan Gelombang dengan Model Inkuiri Terstruktur untuk Siswa Kelas VIII A SMPN 31 Banjarmasin. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 4 (1), 1-12.
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Aritonang, K.T. (2008). Minat dan Motivasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Penabur, 7 (10), 11-21.
Chodijah, S., Fauzi, A., & Wulan, R. (2012). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Menggunakan Model Guided Inquiry yang Dilengkapi Penilaian Portofolio pada Materi Gerak Melingkar. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 1 (1), 1-19.
Daryanto & Dwicahyono, A. (2014). Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
Elnada, I.W., Mastuang., & Salam, A. (2016). Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dengan Model Inkuiri Terbimbing pada Siswa Kelas X MIA 3 di SMAN 3 Banjarmasin. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 4 (3), 228-236.
Fahmi & Irhasyuarna, Y. (2019). Pengantar Pendidikan: Manusia, Pendidikan, dan Perkem-bangan Zaman. Banjarmasin: Program Studi Magister Keguruan IPA PPs ULM.
Fahmi., Setiadi, I., Elmawati, D., & Sunardi. (2019). Discovery Learning Method for Training Critical Thinking Skills of Students. European Journal of Education Studies, 6 (3), 342-351. Doi: 10.5281/zenodo.3345924.
Fahmi. (2016). Strategi Pembelajaran Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA “Mengembangkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Melalui Pembelajaran IPAâ€. S2 IPA Unlam Press. Banjarmasin, Indonesia. ISBN. 978-602-60213-0-4.
Fajeriadi, H., Zaini, M., & Dharmono. (2019). The Validity of the Gastropods Popular Scientific Book in the Pulau Sembilan Kotabaru Coastal Area. Journal of Biology Education, 8 (2), 142-149.
Hake, R.R. (1998). Interactive-Engagement Versus Traditional Methods: A Six-Thousand-Student Survey of Mechanics Test Data for Introductory Physics Courses. American Jour-nal of Physics, 66 (1), 64–74.
Herman. (2015). Pengembangan LKPD Tekanan Hidrostatik Berbasis Keterampilan Proses Sains. Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika, 11 (2), 120-131.
Hidayati, H., Hartono, H., & Mujamil, J. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Kelas XI IPA SMAN 3 Palembang. Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pen-didikan Kimia, 2 (1), 23-34.
Ismail, A. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) berban-tuan Multimedia untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMA pada Pokok Bahasan Fluida. JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmu, 1 (2), 83-87.
Joko, T., Ahdinirwanto, R.W., & Maftukhin, A. (2013). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Model Pembelajaran Children Learning in Science (CLIS) pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Mirit Tahun Pelajaran 2012/2013. RADIASI, 3 (2), 112-115.
Laili, Y.N., Mahardika, I.K., & Ghani, A. A. (2015). Pengaruh Model Children Learning in Sci-ence (CLIS) disertai LKS Berbasis Multirepresentasi terhadap Aktivitas Belajar Siswa dan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Fisika di SMA Kabupaten Jember. Jurnal Pem-belajaran Fisika, 4 (2), 171-175.
Mahfuziannor, M., Suyidno., & An’nur, S. (2014). Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dan Media Penunjang Materi Ajar untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 2 (1), 78-88.
Manu, S.T.N & Nomleni, F.T. (2018). Pengaruh Metode Pembelajaran Karya Kelompok ter-hadap Keterampilan Proses Sains dengan Kovariabel Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Mata Pelajaran Biologi. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8 (2), 167-179.
Marlina, M., Zainuddin., & An’nur, S. (2013). Keefektifan Model Children Learning in Science (CLIS) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Rasional Siswa. Berkala Ilmiah Pen-didikan Fisika, 1 (3), 237-244.
Maulida, H., Syahmani., & Sari, M.M. (2020). Implementasi Strategi REACT Terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Sosial Peserta Didik. Journal of Banua Science Education (JBSE), 1 (1), 7-14. E- ISSN: 2745-7222. Doi: 10.20527/jbse.v1i1.6. http://jbse.ulm.ac.id/index.php/JBSE/issue/view/2
Ningtyas, T.R., Susilowati, E., Suyidno., & Zainuddin. (2020). Desain Perangkat Pembelajaran Kooperatif Berbasis Eksperimen untuk Meningkatkan Tanggung Jawab dan Pemahaman Konsep Peserta didik dalam Pembelajaran Fisika. Journal of Banua Science Education (JBSE), 1 (1), 43-50. E- ISSN: 2745-7222. Doi: 10.20527/jbse.v1i1.7. http://jbse.ulm.ac.id/index.php/JBSE/issue/view/2
Permendikbud. (2016). Peraturaana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Purboningsih, D. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Pendekatan Guided Discovery pada Materi Barisan dan Deret untuk Siswa SMK Kelas X. Prosiding Seminar Nasoinal Matematika dan Pendidikan Matematika UNY, 467-474.
Purnamasari, U.A., Arifuddin, M., & Hartini, S. (2018). Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA dengan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Group Investigation. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 6 (1), 130-141.
Rahmawati, I., Mastuang., Suyidno., & Sunarti, T. (2020). Kelayakan Bahan Ajar Elastisitas dan Hukum Hooke Berbasis Inkuiri Terbimbing untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik. Journal of Banua Science Education (JBSE), 1 (1), 21-28. E- ISSN: 2745-7222. Doi: 10.20527/jbse.v1i1.1. http://jbse.ulm.ac.id/index.php/JBSE/issue/view/2
Renjani, M.K.D., Susilawati., & Khoiri, N. (2018). Deskripsi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA melalui Model Pembelajaran CLIS (Children Learning in Science) berbantuan LKS pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 9 (1), 21-27.
Rosa, F.O. (2015). Pengembangan Modul Pembelajaaran IPA SMP pada Materi Tekanan ber-basis Keterampilan Proses Sains. Jurnal Pendidikan Fisika, 3 (1), 49-63.
Satoso, B.P & Wulandari, F.E. (2020). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek Dipadu dengan Metode Pemecahan Masalah pada Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa. Journal of Banua Science Education (JBSE), 1 (1), 1-6. E- ISSN: 2745-7222. Doi: 10.20527/jbse.v1i1.3. http://jbse.ulm.ac.id/index.php/JBSE/issue/view/2
Utami, M.P., Indrawati, I., & Sutarto, S. (2015). Model Pembelajaran Children Learning in Sci-ence (CLIS) dalam Pembentukan Konsep Fisika Siswa SMA di Kabupaten Jember (Materi Pokok Elastisitas Zat Padat dan Hukum Hooke). Artikel Ilmiah Mahasiswa, 2 (1), 1-5.
Widoyoko, E.P. (2017). Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.



















