PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP
DOI:
https://doi.org/10.20527/jbse.v2i2.104Abstract
Learning generally still takes place traditionally with teacher-centered characteristics, using an expository approach so that the teacher dominates the process of learning activities in the class-room while the students are passive. Problem solving learning model is expected to be able to solve these problems. The research method uses a quasi-experimental model (quasi-experimental) with a "non-equivalent control group design" design. The research sample was taken from SMPN 5 Banjarmasin with a total of 183 students taken randomly and divided into two classes, the con-trol class and the experimental group. The results showed that the problem-solving model was able to improve student learning outcomes at SMPN 5 Banjarmasin based on the Gain value of 0.64 which was in the medium category increase. Through data analysis that meets the prerequi-site test this model is also able to improve students' problem-solving skills with an average in-crease of 82.58 with a significance test result of 0.029 meaning that there is a significant effect on the application of the problem-solving model with high significance.Keywords: Problem solving models, problem solving skills, junior high school students.ABSTRAKPembelajaran umumnya masih berlangsung secara tradisional dengan karakteristik berpusat pada guru, menggunakan pendekatan yang bersifat ekspositori sehingga guru lebih mendominasi proses aktivitas pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, penggunaan model pembelajaran problem solving diharapkan mampu untuk memecahkan permasalahan tersebut. Metode penelitian menggunakan model quasi experiment dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian diambil dari SMPN 5 kota Banjarmasin dengan total 183 siswa yang diambil secara acak dan dibagi menjadi dua kelas sebagai kelas kontrol dan eksperimen. Hasil penelitian menunjukan model problem solving telah mampu meningkatkan hasil belajar siswa SMPN 5 Banjarmasin berdasarkan nilai gain 0,64 yang berada dalam peningkatan kategori sedang. Melalui analisis data yang memenuhi uji prasyarat model ini juga mampu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dengan peningkatan rata-rata sebesar 82,58 dengan hasil uji signifikansi sebesar 0,029 yang berarti ada pengaruh yang signifikan pada penerapan model problem solving dengan siginifikansi tinggi.Kata kunci: Problem solving, keterampilan pemecahan masalah, siswa SMPReferences
Afrida, A., & Handayani, S. (2018). Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan rasa ingin tahu siswa kelas XI melalui model ARIAS. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/view/19673
Aini, T., & Rejeki, S. (2019). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar matematika dengan metode problem solving. Laporan PTK pada Siswa Kelas VII SMP Batik Surakarta. UMS.
Anjani, I. (2019). Pendekatan problem solving dengan strategi metakognitif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Edumatika: Jurnal Riset Pendidikan. http://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/edumatika/article/view/279
Anugraheni, I. (2019). Pengaruh pembelajaran problem solving model polya terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika mahasiswa. Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik). https://journal.unesa.ac.id/index.php/jp/article/view/2202
Avico, I., Purwanto, A., & Putri, D. (2019). Pengaruh pembelajaran cooperative problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika siswa di SMAN 1 Kepahiang. Jurnal Kumparan Fisika. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/kumparan_fisika/article/view/7315
Fahmi, F., Fajeriadi, H., Irhasyuarna, Y., Suryajaya, S., & Abdullah, A. (2021). The practicality of natural science learning devices on the concept of environmental pollution with problem-solving learning models. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 2104, No. 1, p. 012025). IOP Publishing.
Fahmi & Irhasyuarna, Y. (2019). Pengantar pendidikan: Manusia, pendidikan, dan perkembangan zaman. Banjarmasin: Program Studi Magister Keguruan IPA PPs ULM.
Fahmi, F. (2018). Pengembangan perangkat pembelajaran untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMP pada materi klasifikasi benda. Tesis. S2 Keguruan IPA PPs ULM.
Febriyanti, A., & Mandasari, N. (2020). Penerapan model problem solving untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP Negeri 9. Jurnal Pendidikan. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPM/article/view/21224
Fitri, W., Aprison, W., & Isnaniah, I. (2020). Kemampuan pemecahan masalah matematika melalui model pembelajaran creative problem solving. Math Educa Journal.
Saputri, Y., & Wardani, K. (2021). Meta analisis: Efektivitas model pembelajaran problem solving dan problem-based learning ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematika SD. Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika. https://j-cup.org/index.php/cendekia/article/view/577
Simatupang, M. (2019). Penerapan model pembelajaran problem solving untuk meningkatkan hasil belajar fisika. Jurnal Global Edukasi.
Surindra, B., & Irmayanti, E. (2019). Penerapan model pembelajaran creative problem solving untuk meningkatkan keaktifan dan kemampuan memecahkan masalah pembelajaran. Proceedings of the ICECRS.
Sutiawan, I., Yaniawati, P., & Toharudin, U. (2021). Penggunaan pembelajaran creative problem solving (cps) dalam upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan self efficacy siswa SMP. Garda Guru.
Wardani, P. (2020). Pengaruh model problem-based learning dan problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah mupel IPA kelas IV Sekolah Dasar Gugus Sembodro. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan.
Zaini, N., Wuryanto, W., & Sutarto, H. (2016). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan pengembangan karakter pada siswa kelas VII melalui model PBL berbantuan scaffolding. Unnes Journal of Mathematics.



















