PENGEMBANGAN E-MODUL IPA TOPIK GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER KAYUH BAIMBAI

Authors

  • Melda Rizka Putri Universitas Lambung Mangkurat
  • Suryajaya Suryajaya Universitas Lambung Mangkurat
  • Arif Sholahuddin Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jbse.v3i2.165

Keywords:

E-modul, IPA, Keterampilan proses sains, atnosains, kayuh baimbai

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pembelajaran IPA yang belum dikaitkan dengan identitas kebudayaan masyarakat di Banjarmasin. Belum adanya modul pembelajaran yang dapat menyesuaikan kondisi sekarang yaitu pandemi Covid-19 dan perkembangan teknologi berfungsi sebagai perantara antara materi pembelajaran dengan etnosains. Telah dilakukan penelitian pengembangan emodul IPA topik getaran, gelombang dan bunyi bermuatan etnosainss. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) validitas e-modul (2) kepraktisan emodul, (3) efektivitas e-modul (4) pencapaian karakter kayuh baimbai. Desain penelitian yang digunakan adalah Educational Design Research (EDR), yaitu dengan eevaluasi formatif model Tessmer meliputi evaluasi diri, validasi ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Dilakukan uji validitas oleh 3 pakar pendidikan IPA dan 2 praktisi, subjek uji perorangan adalah 3 pesertadidik, subjek uji kelompok kecil adalah 10 peserta didik, dan subjek uji coba lapangan adalah 60 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validitas modul yang dikembangkan berkategori valid, (2) kepraktisan e-modul berdasarkan angket respon siswa berkategori sangat praktis, (3) efektivitas modul bernilai efektif (4) pencapaian karakter kayuh baimbai berkategori baik. Diperoleh simpulan bahwa e-modul IPA topik getaran, gelombang dan bunyi bermuatan kebudayaan madihin layak untuk digunakan dalam pembelajaran.

Author Biography

Melda Rizka Putri, Universitas Lambung Mangkurat

Magiter Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam

References

Agusrizani, E. 2010. Pengembangan model pembelajaran kooperatif tipe time assisted individualization (TAI) pada matrei ajar listrik dinamis di SMA Negeri 6 Banjarmasin. Skripsi Sarjana. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin : Tidak Dipublikasi

Anwar Nuril. 2015. Pengembangan modul IPA. Yogyakarta : UIN Sunan Kalijaga.

Armiah. 2016. Pengembangan modul fisika berbasis kearifan lokal untuk melatihkan karakter Kayuh Baimbai pada materi fluida. Skripsi Sarjana. Universitas Lambung Mangkurat.

Avianti, Rahhmania & Bertha Yonata. 2015. Keterampilan proses sains melalui penerapan model pembelajaran kooperatif materi asam basa kelas XI SMAN 8 Surabaya. Jurnal of Chemical Education. 04: 224-231

Baharuddin, B., & Wahyuni, E. N. 2015. Teori belajar dan pembelajaran. Ar- Ruzz Media, Yogyakarta.

Bundu, P. 2006. Penilaian keterampilan proses dan sikap ilmiah dalam pembelajaran sains-SD. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.

Carin, A. (1993). Teaching science through discovery seventh edition. New York: Macmillan Publishing Company.

Cecep, K., & Bambang, S. 2013. Media pembelajaran manual dan digital. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.

Daud, A. (1997). Islam dan masyarakat banjar. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Dimyati dan Mudjiono. 2013. Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta Eggen, Paul & Don Kauchak. 2012. Strategi dan Model pembelajaran mengajarkan konten dan keterampilan berpikir kritis. Permata PuriMedia, Jakarta.

Fajarin, U. 2014. Peranan kearifan lokal dalam pendidikan karakter. JurnalSosio Didaktika. 1(2), 124-130.

Fausiah, Danang. 2013. Pengembangan media e-modul mata pelajaran produktif pokok bahasan “instalasi jaringan lan (Local Area Network)” untuk siswa kelas Xi Jurusan Teknik Komputer Jaringan di SMK Nengeri 1 Labang Bangkalan Madura. Universitas Negeri Surabaya: Surabaya.

Hapip, A. (1997). Kamus bahasa Banjar-indonesia. Banjarmasin: PT. Grafika Wangi Kalimantan.

Hake, Richard R. “Analyzing change/gain scores” dalam http://dx.doi.org/10.1119/1.18809.

Hinton, P.R., McMurray, I., & Brownlow, C. (2014). SPSS explained second edition. Routledge. London & New York. DOI: 10.4324/9781315797298.

Humaidi, A., & Adrian, Y. (2017). The development of kayuh baimbai creative learning model for elementary school sudents. 5th South East Asia Development Research (SEA-DR) International Cpnference. 100, pp. 12- 17. Atlantis Press.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan saintifik dan konstektual dalam pembelajaran abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Ibrahim. (2014). Pengembangan bahan ajar matematika sekolah berbasis masalah terbuka untuk memfasilitasi pencapaian kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Jurnal Pendidikan Matematika Program pascasarjana UIN Sunan Kalijaga. 3: 121-132.

Kanginan, M. (2007). IPA fisika untuk SMP kelas VIII. Jakarta: Erlangga.

Keil,Chris, dkk.(2009). Improvementsin student achievement and science proses skills using environmental health sciance problem based learning curricula. Electronic Journal of Science Education. 13(1).

Kemendikbud. (2013). Rencana strategis kementrian pendidikan dan kebudayaan 2015-2019.

Maradona. 2013. Analisis keterampilan proses sains siswa kelas XI IPA SMA Islam Samarinda pada pokok bahasan hidrolisis melalui metode eksperimen. Prosiding Seminar Nasional Kimia, Kalimantan Timur. Hlm: 62-70.

Mariani, S.W., 2014. The effectiveness of learning by problem based learning assisted mathematics pop up book againts the spatial abbility in grade VIII on geometry subject matter, International Journal of Education and Research, 2(3), 531-532.

Mitchell, T., Cohen,W., Hruschaka,E., et.all. 2018. Never-ending learning. Journal of Communicatioms of The ACM, 61(5), 103-115. DOI: 1.1145/3191513.

Mulder, W. R. S., Khoiri, N., & Hayat, M. S. (2023). Validitas media pembelajaran IPA berbasis web dengan pendekatan STEAM untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan, 2(1), 11-17.

Musanna Al. (2012). Artikulasi pendidikan guru berbasis kearifan lokal untuk mempersiapkan guru yang memiliki kompetensi budaya. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. 328-341.

Nur, Mohammad. (2011). Modul keterampilan-keterampilan proses sains. Universitas Negeri Surabaya: Surabaya (55-77).

Ozgelen, S. 2013. Student’s scince process skills within a cognitive domain framework. Eurasia Jpurnal of Mathematics, Science and Technology Education, 8(4), 283-292.

Prahesti, L. 2017. Pengembangan modul fiiska materi fluida bermuatan kebudayaan pasar terapung dan karakter kayuh baimbai untuk SMA/MA. Skripsi Sarjana. Banjarmasin (ID): Uiversitas Lambung Mangkurat.

Prasetya, I Gede Agus Saka. “Pengembangan e-modul pada mata pelajaran pemodelan perangkat lunak kelas xi dengan model problem based learning di SMKN 2 Tabanan.” Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan 14, no. 1 (2027)

Prastowo, A. (2011). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Purwanto. (2008). Evaluasi hasil belajar. Yogyakarta : Pustaka Belajar.

Puti, S., & Jumadi. 2015. Pengembangan modul IPA SMP berbasis guided inquiry untuk meningkatkan keterampilan proses dan sikap ilmiah. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, III(1), 79-90.

Rahayu, W. E., & Sudarmin. 2015. Pengembangan modul IPA terpadu berbasis etnosains tema energii dalam kehidupan untuk menanamkan jiwa konservasi siswa. Unnes Science Education Journal, 4(2). Diambil kembali dari https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/usej.

Rist, S., & Dahdouh-Guebas, F. 2006. Ethnosciences––A step towards the integration of scientific and indigenous forms of knowledge in the management of natural resources for the future. Environ Dev Sustain, 8(4), 467-493. DOI :10.1007/s10668-006-9050-7

Rusilowati, A., Supriyadi, S., & Widiyatmoko, A. (2015). Pembelajaran kebencanaan alam bervisi SETS terintegrasi dalam mata pelajaran fisika berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 11(1), 42-48.

Rebza, R.J., Sparague, C.S., Fiel, R.L., Funk. H.J., Okay,J.R., & Jaus, H.H. (2015) Laerning and Assessing science process skill 3rd ed. Lowa: Kendal/ Hunt Publishing Company.

Rosa, Friska Oktavia. 2015. Pengembangan modul pembelajaran IPA SMP pada materi tekanan berbasis keterampilan proses sains. Jurnal Pendidikan Fisika (JPF). E-ISSN : 2442-4838

Sani, Ridwan Abdullah. 2014. Pembelajaran saintifik untuk implementasi Kurikulum 2013. Bumi Aksara, Jakarta.

Saputra Aji. 2016. Pengembangan modul IPA berbasis kearifan lokal daerah pesisir Puge pada pokok bahasan sistem transportasi di SMP. Skripsi Sarjana. Jember : UNJ. Tidak Dipublikasikan.

Saputra, G.A.S. 2013. Enhancing local wisdom through local content of elementary school in java, Indonesia. Proceeding of the Global Summit on Education, E-ISBN 978-967-11768-0-1, 614-620.

Sartika, Septi Budi. 2015. Analisis keterampilan proses sains (Kps) mahasiswa calon guru dalam menyelesaikan soal IPA terpadu. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sidoarjo. Hlm: 28-33

Sarwanto, E.T. Sulistyo, B.A. Payitno, H. Pratama. 2014. Integrasi budaya Jawa pada pengembangan bahan ajar bumi dan alam semesta. Jurnal Pendidikan Fisika. 10, 15-21.

Subiyakto, B., Abbas, E.W., Arisanty, D., Mutiani, M, & Akmal, H. 2020. Sungai kehidupanmasyarakat Banjar: Penguatan lokalitas dalam wacana pendidikan IPS. Unoversitas Lambung Mangkurat : Banjarmasin.

Sudarman. (2007). Problem based leaning: Model pembelajaran untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Jurnal Pendidikan Inovatif, 3(2), 68-73.

Sugiyono. 2016. Metode penelitian dan pengembangan. Bandung: Alfabeta.

Suharyani, L. A., Nugroho, A. S., & Dewi, E. R. S. (2023). Profil keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada materi perubahan lingkungan berbasis strategi metakognitif. Practice of The Science of Teaching Journal: Jurnal Praktisi Pendidikan, 2(1), 37-44.

Suyidno & Muhammad Arifuddin Jamal. 2012. Strategi belajar mengajar pegangan bagi pembelajar kreatif, inovatif, & berkarakter. P3AI Universitas Lambung Mangkurat: Banjarmasin.

Susilowibowo. J & Tania. L. 2013. Pengembangan bahan ajar e-modul sebagai pendukung pembelajaran Kurikulum 2013 pada materi ayat. Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa Siswa Kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Surabaya. Universitas Negeri Surabaya: Surabaya.

Tessmer, M. 1998. Planning and conducting formative evaluation, London. Cogan Page.

Wahyudi. 2003. Tinjauan aspek budaya pada pembelajaran IPA: Pentingnya Kurikulum IPA berbasis kebudaayan lokal. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9 (040): 42-60.

Wajid. 2005. Urang Banjar dan kebudayaan. Banjarmasin.

Wati, M., Hartini, S., Misbah, M., & Resy, R. 2017. Pengembangan modul fisika berintegrasi kearifan lokal hulu sungai selatan. Jurnal Inovasi Dan Pembelajaran Fisika, 4(2).

Wattimena A, Reza. (2009). Indonesia, nasionalisme dan ingatan kolektif: mengembangkan nasionalisme melalui penegasan ingatan kolektif. Jurnal Melintas. 25(2), 227-225.

Wenno, I.H. 2010. Pengembangan model modul IPA berbasis problem solving method berdasarkan karakteristik siswa dalam pembelajaran di SMP/MTs. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 2(2), 6-12.

Widoyoko, E.P. 2016. Evaluasi program pembelajaran panduan praktis bagipendidik dan calon pendidik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Wijaya Hendra, John Tralala. 2002. Maestro Madihin kocak. Banjarmasin. Tidak dipublikasi.

Wijayanto,& Zuhri, M. S.2014. Pengembangan e-modul berbasis flip bppl maler dengan model project based learning untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematika. In Prosiding Mathematics and Science Forum 2014.

Van den Akker J. 1999. Principles and methods of development research. Dortrech: Kluwer Academic Publishers.

Victoria, P. M. R. 2016. Peran pendekatan keterampilan proses sains dalam pembelajaran IPA. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan. Jayapura: Magister Manajemen Pendidikan Universitas Cenderawasih.

Downloads

Published

2023-07-31

How to Cite

Putri, M. R., Suryajaya, S., & Sholahuddin, A. (2023). PENGEMBANGAN E-MODUL IPA TOPIK GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER KAYUH BAIMBAI. Journal of Banua Science Education, 3(2), 85–97. https://doi.org/10.20527/jbse.v3i2.165

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)