KEFEEKTIFAN MODUL KEANEKARAGAMAN KEPITING DI HUTAN MANGROF KUSAN HILIR SEBAGAI PENGAYAAN KONSEP KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP DI SMP

Penulis

  • Rina Sari Universitas Lambung Mangkurat
  • M. Arief Soendjoto Universitas Lambung Mangkurat
  • Aminuddin Prahatama Putra Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.20527/jbse.v5i2.342

Kata Kunci:

Hutan Mangrove, keefektifan, kepiting, klasifikasi makhluk hidup, modul ajar

Abstrak

Kurangnya bahan ajar yang digunakan oleh guru dalam proses transfer ilmu menjadi permasalahan yang harus dihadapi oleh guru. Usaha yang dapat dilakukan dalam membantu guru dalam menyusun pengayaan yaitu melalui pengembangan modul yang dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan modul yang dikembangkan pada kelas VII SMPN 2 Kusan Hilir. Tahap pengembangan meliputi uji small group dan field test. Subjek penelitian 6 siswa untuk small group dan 21 siswa untuk uji field test. Keefektifan modul yang dikembangkan dianalisis berdasarkan data di lapangan. Hasil penelitian menunjukan secara keseluruhan pengembangan modul keanekaragaman kepiting di hutan Mangrof kecamatan Kusan Hilir sebagai upaya pengayaan materi konsep klasifikasi makhluk hidup dinyatakan efektif digunakan sebagai bahan pengayaan siswa SMP. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa modul keanekaragaman kepiting di hutan Mangrof kecamatan Kusan Hilir sebagai bahan pengayaan konsep klasifikasi mahluk hidup di SMPN 2 Kusan Hilir yang dikembangkan memiliki keunggulan berupa modul mudah dipahami siswa, menggunakan bahasa yang baku, dan menggunakan foto yang jelas sehingga menumbuhkan ketertarikan dan meningkatkan minat belajar siswa.

Biografi Penulis

Rina Sari, Universitas Lambung Mangkurat

Magister Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana, SMP Negeri Kusan Hilir, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

M. Arief Soendjoto, Universitas Lambung Mangkurat

Magister Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana

Aminuddin Prahatama Putra, Universitas Lambung Mangkurat

Magister Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana

Referensi

Achadah, A. (2019). Evaluasi dalam pendidikan sebagai alat ukur hasil belajar. An-Nuha: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya dan Sosial, 6(1) 92-104. https://doi.org/10.36835/annuha.v6i1.296

Af’idayani, N., Setiadi, I., & Fahmi, F. (2018). The effect of inquiry model on science process skills and learning outcomes. European Journal of Education Studies. https://doi.org/10.5281/zenodo.1344846

Apiati, V., & Hermanto, R. (2020). Kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam memecahkan masalah matematik berdasarkan gaya belajar. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 167-178. https://doi.org/10.31980/mosharafa.v9i1.630

Arends, R. I. (2012). Learning to teach. New York: McGraw-Hill.

Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2015). The systematic design of instruction. Boston: Pearson.

Eggen, P., & Kauchak, D. (2012). Strategi dan model pembelajaran: Mengajarkan konten dan keterampilan berpikir (6th ed.). Jakarta: PT Indeks.

Fahmi, F., Chalisah, N., Istyadji, M., Irhasyuarna, Y., & Kusasi, M. (2022). Scientific literacy on the topic of light and optical instruments in the innovation of science teaching materials. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 8(2). https://doi.org/10.21831/jipi.v8i2.41343

Fahmi & Irhasyuarna, Y. (2019). Pengantar pendidikan: Manusia, pendidikan, dan perkembangan zaman. Banjarmasin: Program Studi Magister Keguruan IPA PPs ULM.

Fajrin, A., Dharmono, D., & Zaini, M. (2021). The practicality of popular ethnobotany scientific books on mangrove plants genus avicennia, tabanio village. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 3(1) 53-54. http://dx.doi.org/10.20527/bino.v3i1.9922

Hidayah, S., Irhasyuarna, Y., Istyadji, M., & Fahmi, F. (2023). Implementation of merdeka belajar differentiated instruction in science learning to improve student’s science literacy. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(11), 9171-9178. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i11.3637

Hidayati, N., Irmawati, F., & Prayitno, T. A. (2019). Peningkatan keterampilan berpikir kritis mahasiswa biologi melalui multimedia stem education. JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi), 4(2), 84-92. https://doi.org/10.31932/jpbio.v4i2.536

Husna, N., Soendjoto, M. A., & Zaini, M. (2020). Keefektivan bahan ajar tumbuhan mangrof untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa. QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 11(2) 171-177.

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2014). Cooperative learning: Improving university instruction by basing practice on validated theory. Journal on Excellence in College Teaching, 25(3-4), 85-118.

Kurniasih, T., Suryajaya., Suyidno., & Fahmi. (2024). E-modul IPA berbasis authentic learning untuk meningkatkan literasi digital peserta didik. Journal of Banua Science Education, 5(1), 29-42. https://doi.org/10.20527/jbse.v5i1.326

Kuswanto, J. (2019). Pengembangan modul interaktif pada mata pelajaran IPA terpadu kelas VIII. Jurnal Media Infotama, 15(2). 120-132. https://doi.org/10.37676/jmi.v15i2.866

Lestari, W., Sari, M. M., Istyadji, M., & Fahmi, F. (2023). Analysis of implementation of the independent curriculum in science learning at SMP Negeri 1 Tanah Grogot Kalimantan Timur, Indonesia. J Adv Educ Philos, 7(6), 199-207.

Maulida, U. (2022). Pengembangan modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Tarbawi: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 5(2), 130-138. https://doi.org/10.51476/tarbawi.v5i2.392

Nikmah, S., Istyadji, M., & Sari, M. M., Fahmi, F. (2023). Analysis of implementation of the merdeka curriculum in science learning at SMP Negeri 4 Hulu Sungai Tengah. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(9), 7339-7345. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i9.3807

Santrock, J. W. (2021). Psikologi pendidikan (edisi ke-14). Jakarta: Erlangga.

Slavin, R. E. (2014). Educational psychology: Theory and practice. Boston: Pearson.

Sukmadinata, N. S. (2013). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suprihatiningrum, J. (2020). Strategi pembelajaran: Teori dan praktik di sekolah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Trianto. (2010). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif. Jakarta: Kencana.

Vhalery, R., Setyastanto, A. M., & Leksono, A. W. (2022). Kurikulum merdeka belajar kampus merdeka: Sebuah kajian literatur. Research and Development Journal of Education, 8(1), 185-201. http://dx.doi.org/10.30998/rdje.v8i1.11718

Winarko, D. M. D., Abdullah., Syahmani., & Fahmi. (2024). Pengembangan bahan ajar modul pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL dengan qr code untuk meningkatkan literasi sains materi pencemaran lingkungan. Journal of Banua Science Education, 5(1), 63-74. https://doi.org/10.20527/jbse.v5i1.325

Yennita, K. I., Gibran, & Irianti, M. (2018). Development of worksheet based on high-order thinking skills to improve high-order thinking skills of the students. Journal of Educational Sciences, 2(1). 37-38. http://dx.doi.org/10.31258/jes.2.1.p.37-45

Zaini, M., Amintarti, S., Ajizah, A., Nadhira, D. M., Hariati, M., & Hidayati, H. (2020). Student worksheets microbial concepts based on urban wetlands to improve critical thinking skills at high school levels. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 2(1), 53-63. http://dx.doi.org/10.20527/bino.v2i1.8154

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-01-14

Cara Mengutip

Sari, R., Soendjoto, M. A., & Putra, A. P. (2025). KEFEEKTIFAN MODUL KEANEKARAGAMAN KEPITING DI HUTAN MANGROF KUSAN HILIR SEBAGAI PENGAYAAN KONSEP KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP DI SMP. Journal of Banua Science Education, 5(2). https://doi.org/10.20527/jbse.v5i2.342

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama