KEEFEKTIFAN MODUL AJAR IPA BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH

Penulis

  • Kartika Kartika Universitas Lambung Mangkurat
  • Atiek Winarti Universitas Lambung Mangkurat
  • Yudi Firmanul Arifin Universitas Lambung Mangkurat
  • Suyidno Suyidno Faculty of Training on Teacher Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, (Scopus ID: 7200990818)

DOI:

https://doi.org/10.20527/jbse.v5i1.331

Kata Kunci:

Berpikir kreatif, kefektifan, kontekstual, modul IPA, sekolah dasar

Abstrak

Salah satu tahapan penting seseorang dalam mengikuti pendidikan adalah pada saat di sekolah dasar (SD). Pada tahapan tersebut peserta didik dapat berpikir secara logis mengenai peristiwa yang konkrit dan mengklasifikasikan benda-benda ke dalam bentuk-bentuk yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran yang sesuai untuk anak usia sekolah dasar adalah pendekatan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul IPA yang layak untuk melatih kemampuan berpikir kreatif peserta didik ditinjau berdasarkan keefektifan. Jenis penelitian merupakan educational design reasecrh menggunakan model Tessmer. Setelah melewati tahapan evaluasi diri, uji pakar, uji perorangan, penelitian dilanjutkan pada uji kelompok kecil, dan uji lapangan. Subjek penelitian yang digunakan terdiri atas 7 peserta didik untuk uji kelompok kecil, dan 17 peserta didik untuk uji lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPA hasil pengembangan dinyatakan efektif karena hasil kemampuan berpikir kritis peserta didik mendapat nilai rata n-gain sebesar 0,4 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil tersebut, modul IPA hasil pengembangan dinyatakan layak digunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.

Biografi Penulis

Kartika Kartika, Universitas Lambung Mangkurat

Magister Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana

Atiek Winarti, Universitas Lambung Mangkurat

Magister Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana

Yudi Firmanul Arifin, Universitas Lambung Mangkurat

Magister Pendidikan Biologi, Program Pascasarjana

Referensi

Andiyana, M. A., Maya, R., & Hidayat, W. (2018). Analisis kemampuan berpikir kreatif matematis peserta didik smp pada materi bangun ruang. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(3), 239-248.

Dewi, S., & Kelana, J. B. (2019). Meningkatkan kemampuan berpikir kreatif IPA siswa sekolah dasar menggunakan model contextual teaching and learning. COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 2(6), 235-239.

Fahmi, F., Abdullah, A., & Irhasyuarna, Y. (2021). Empowering peat lands as a resource of learning natural science to strengthening environment care. The 2nd International Conference on Social Sciences Education (ICSSE 2020), 426-429.

Fahmi, F., Fajeriadi, H., Irhasyuarna, Y., Suryajaya, S., & Abdullah, A. (2021). The practicality of natural science learning devices on the concept of environmental pollution with problem-solving learning models. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 2104, No. 1, p. 012025). IOP Publishing.

Fahmi, F., Setiadi, I., Elmawati, D., & Sunardi, S. (2019). Discovery learning method for training critical thinking skills of students. European Journal of Education Studies.

Fahmi, F. (2016). Strategi pembelajaran contextual teaching and learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan IPA 2016. S2 IPA Unlam Press.

Fahrurrozi, (2023). Need analysis of teaching materials development for writing poetry based on contextual learning (CTL) approach in elementary school. Jurnal Syntax Admiration.

Fajeriadi, H., Fahmi, F., & Arisandi, R. (2024). How does students'environmental literacy support the sustainable development goals? A literature review. Indonesian Journal of Science Education and Applied Science, 4(2), 61-69.

Fajeriadi, H., Zaini, M., Dharmono, D., Nugroho, B. A., Fahmi, F., & Fitriani, A. (2024). The popular scientific book-based coastal gastropod’s diversity as local potential: Practicality and effectivenesson student’s critical thinking ability. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 10(2),580-590.

Fatini, J., Shahali, E. H. M., & Rohaida, M. S . (2024). Creative thinking patterns in primary school students' hands-on science activities involving robotic as learning tools. Asia Pacific Education Review, 25(1), 171-186.

Irhasyuarna, Y., Kusasi, M., Fahmi, F., Fajeriadi, H., Aulia, W. R., Nikmah, S., & Rahili, Z. (2022). Integrated science teaching materials with local wisdom insights to improve students' critical thinking ability. BIO-INOVED: Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan, 4(3), 328-334.

Jamilah, J., Sadiqin, I. K., & Fahmi, F. (2023). Studi eksplorasi literasi aspek pengetahuan lingkungan lahan basah siswa SD Adiwiyata di Banjarmasin. Journal of Banua Science Education, 3(2), 135-141.

Kusasi, M., Fahmi, F., Sanjaya, R. E., Riduan, M., & Anjani, N. (2021). Feasibility of STEM-based basic chemistry teaching materials to improve students’ science literature in wetland context. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 2104, No. 1, p. 012022). IOP Publishing.

Marinda, L. 2020. Teori perkembangan kognitif jean piaget dan problematikannya pada anak usia sekolah dasar. An-Nisa’: Jurnal Kajian Perempuan & Keislaman, 13 (1), 116-152

Munandar, U. (2009). Mengembangkan bakat dan kreativitas anak sekolah. Jakarta: PT. Gramedia

Nadhiroh, S., & Efendi, N. (2023). Contextual teaching and learning (CTL) approach to science. MUSDevelopment.

Nurdyansyah., Fahyuni., & Fariyarul, E. (2016). Inovasi model pembelajaran sesuai kurikulum 2013. Sidoarjo: Nizamia Learning Center.

Putra, A. P., Suyidno, S., Utami, N. H., & Fahmi, F. (2021). Pembelajaran STEM berbasis kearifan lokal di bantaran sungai Barito. Banjarmasin: CV Batang.

Santyasa, I. W. (2011). Pembelajaran inovatif. Singaraja: Undiksha.

Sukma, E. S., Raharjo, T. J., & Cahyono, A. N. (2022). Critical & creative thinking ability given the inquiry component in elementary school science lessons. Thinking Skills and Creativity Journal, 5(2), 36–42

Sumarni, L. B., Fahmi, F., & Wahyuningsih, E. (2024). Creative problem solving and process skills in integrated science learning. Indonesian Journal of Science Education and Applied Science, 4(2), 49-54.

Teesmer, M. (1998). Planning and conducting formative evaluation. Kogan Page.

Winarti, A. Sadi, P; Rajiani, I. 2021. Applying transcript based lesson analysis in enhancing communication pattern between teacher and students in chemistry classroom. European Journal of Educational Research, 10(2), 975-987.

Winarti, A., Yuanita, L., & Nur, M. (2015). Pengembangan model pembelajaran “CERDAS” berbasis teori multiple intelligences pada pembelajaran IPA. Jurnal Kependidikan Penelitian Inovasi Pembelajaran, 45(1).

Winarti, A., Yuanita, L., & Nur, M. (2019). The effectiveness of multiple intelligences based teaching strategy in enhancing the multiple intelligences and science process skills of junior high school students. Journal of Technology and Science Education, 9(2), 122-135.

Wulandari. (2020). Peningkatan kompetensi dan kreativitas guru SMP melalui pelatihan pembuatan soal-soal berbasis higher order thinking skill (HOTS). INTEGRITAS: Jurnal Pengabdian, 4(2) 321-332.

Yasiro, L. R., Wulandari, F. E., & Fahmi, F. (2021). Analisis kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal pada materi pemanasan global berdasarkan prestasi siswa. Journal of Banua Science Education, 1(2), 69-72.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-12-26

Cara Mengutip

Kartika, K., Winarti, A., Arifin, Y. F., & Suyidno, S. (2024). KEEFEKTIFAN MODUL AJAR IPA BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH. Journal of Banua Science Education, 5(1). https://doi.org/10.20527/jbse.v5i1.331

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

> >>